┌─────────────────────────────────────────────────────┐
│ KONDITIONALSATZ: wenn & falls │
├─────────────────────────────────────────────────────┤
│ Pola: HS, wenn/falls [... V-akhir] │
│ Inversi: Wenn [NS], V + S + ... │
│ wenn = kondisi wajar/kebiasaan │
│ falls = kondisi tidak pasti (mungkin ≠ terjadi│
│ Perfekt NS: ... [Partizip II] + [haben/sein] │
│ Bedakan dari:weil (sebab) vs wenn (syarat) │
└─────────────────────────────────────────────────────┘
Fase 3-5 — Soal Latihan
Latihan Mandiri
Multiple Choice
MC-1
Pilih kalimat yang benar secara grammar:
MC-2
Pilih kalimat yang benar secara grammar:
MC-3
Situasi: Temanmu hampir pasti tidak akan datang ke pesta, tapi mungkin saja datang. Kalimat mana yang paling tepat?
MC-4
Pilih terjemahan yang paling tepat: "Kalau kamu sudah mengerjakan semua soal, kamu bisa istirahat."
MC-5
Kalimat mana yang menunjukkan perbedaan wenn dan falls dengan tepat?
MC-6
Identifikasi kesalahan dalam kalimat: "Wenn ich nach Berlin fahre, ich besuche das Museum."
MC-7
Mana terjemahan Jerman yang benar untuk "Saya tidak pergi bekerja kalau saya sakit"?
Fase 6 — Ringkasan Sesi
Review & Takeaway
Takeaway Utama
wenn dan falls mengirim verb ke akhir NS — bedanya hanya tingkat kepastian: wenn untuk kondisi umum/wajar, falls untuk kondisi yang mungkin tidak terjadi; dan saat NS di depan HS, selalu terjadi inversi.
Pencapaian
✔ wenn = if/when (kondisi wajar/kebiasaan), falls = in case (kondisi tidak pasti) — keduanya NS dengan verb di akhir
✔ Inversi wajib saat NS di depan HS: verb HS langsung setelah koma, sebelum subjek
✔ Perfekt dalam NS: Partizip II dulu, haben/sein selalu di paling akhir